komik soekirman

The Power of Tukang Parkir- “Mas Soekirman”

“Saat banyak orang berpikir ciri khas Indonesia adalah kebudayaan seperti tari-tarian atau kuliner khas yang ditawarkan di setiap pelosok nusantara, lain halnya dengan ‘Mas’ Yogadanu dan ‘Mas’ Zainul. Mereka justru mengangkat kritik social masyarakat ke dalam sebuah komik yang dibumbui dengan gelak tawa setiap pembacanya.”

Di era digital seperti sekarang ini tak dipungkiri segala hal yang menjadi keperluan masyarakat dilakukan dengan menggunakan teknologi. Setali dengan kebutuhan teknologi untuk menunjang segala kebutuhan manusia, para pelaku seni seperti komikus pun membaca peluang dengan cukup baik. Beberapa komukis beranjak dari media cetak ke media digital, menggunakan media digital sebagai media dalam mendistribusikan hasil karyanya. Tak hanya itu, komik cetak yang sebelumnya dikenal masyarakat luas adalah komik cetak yang jumlah halamannya membuat mata enggn membaca. Namun berbeda dengan komik digital yang beredar saat ini, kemasannya lebih simple dan sedap dimata. Terdiri dari 2 – 4 panel, bahasa yang digunakan tidak bertele- tele, dan gambar yang disajikapun berwarna. Salah satu dari komik digital yang ada di Indonesia adalah Soekirman. Siapa dan bagaimana cerita dari Soekirman ini, yuk simak bersama ulasan di bawah ini.

Coba sebutkan hal yang hanya ada di Indonesia dan tidak ditemukan di Negara lain? Lagu Indonesia Raya… Eh busyeet kalau itu mah pasti bener, tapi yang ane maksud bukan itu. Beberapa dari kita akan menjawab dengan baju adat, jenis makanan, ataupun budaya khas Indonesia. Namun lain halnya dengan Yogadanu yang merupakan seorang story teller dan Zainul yang tak lain adalah illustrator. Mereka merasa tertarik dengan keberadaan tukang parkir yang dirasa hanya ada di Indonesia. Iya nggak sih? Di Negara mana lagi kita dapat menemukan tukang parkir. Di Indonesia sering kita jumpai ‘kangmas’ parkir di segala penjuru tempat. Sebut saja di taman kota, fasilitas umum yang disediakan oleh pemerintah ini dapat kita nikmati dengan cuma – cuma, namun ada tukang parkir yang setia menanti, dan masih ada di tempat – tempat umum lainnya. Bermula dari banyaknya tukang parkir inilah yang melatarbelakangi lahirnya Komik Soekirman. Pemikiran mereka yang lain dari kebanyakan orang ini kemudian diwujudkan dalam bentuk intellectual property berupa Soekirman, seorang pemuda yang mengadu nasib di ibukota dan berprofesi sebagai tukang parkir. Tokoh Soekirman ini tercipta melalui 2 proses dasar yaitu pembuatan konsep dan perwujudannya melalui bentuk gambar. Tujuan awal pembuatan tokoh Soekirman ini adalah untuk mengikuti sebuah ajang lomba pembuatan stiker, selama kurang lebih 6 bulan mereka belum menghasilkan apa – apa. Namun mereka tersadar bahwa tukang parkir yang satu ini merupakan sebuah karya intellectual property yang dapat dikembangkan lebih jauh. Hal tersebut kemudian menjadi batu loncatan bagi Yogadanu dan Zainul untuk kemudian membawa Soekirman ke ranah komik.

Terhitung sampai saat ini, tukang parkir Soekirman ini telah “menyapa” diberbagai lini kehidupan masyarakat. Untuk pengguna social media – instagram, kalian dapat menemukan Soekirman di @komiksoekirman sebagai komik strip yang update seminggu sekali.  Selain itu cerita Soekirman ini juga dapat ditemukan di Line Webtoon. Kabar baik dari serial komik tukang parkir ini adalah akan diterbitkan dalam bentuk cetak. Yogadanu sebagai pembuat cerita dan Zainul yang menuangkannya dalam bentuk gambar berencana untuk melanjutkan rangkaian cerita dan mencoba dunia merchandising. Tujuan jangka panjang yang diinginkan para kreatornya adalah Soekirman dapat tumbuh menjadi IP yang mature, yaitu sebuah IP yang akan tetap ada dan berkelanjutan meski sang pencetus telah tiada. Dan Soekirman dapat diangkat sebagai kartun tontonan berkualitas di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>