Review  talkshow digital comic indonesia

Review  talkshow digital comic indonesia

Teknologi kini telah mengubah bagaimana cara memandang dunia dan melakukan banyak hal. Begitu juga telah mengubah cara banyak orang membaca buku dan komik. Komik yang kini  tak hanya hadir dalam bentuk cetak tetapi juga dalam bentuk digital. Kemunculan komik digital ini memiliki tujuan untuk menghubungkan creator dan pencinta komik diseluruh dunia melalui dunia maya.

Dengan maksud mengajak para pecinta komik untuk tidak hanya sebagai penikmat, akan tetapi bagaimana cara mengembangkan karya dibidang seni gambar dan ilustrasi. Hal tersebut mendorong para anggota Internet Club untuk mengadakan event pertama (30/03) pada tahun ini yaitu Talkshow Digital Comic Indonesia dengan mengusung tema “Let’s Start Make Your First Story”.

Acara yang di selenggarakan di Ruang Seminar Kampus Unisbank Kendeng ini telah mengundang antusias sekitar lebih dari 80 peserta mahasiswa. Yoga Danu yang merupakan pembicara pertama membagikan inspirasinya sekaligus bercerita kiatnya menembus Webtoon, hingga bisa mencetak komik secara indie.

Bercerita mengenai komik Soekirman atau karakter yang dibuat oleh yoga danu, awalnya merupakan karakter untuk lomba LINE STICKER CONTEST hingga saat ini dapat berkembang sebagai kaos, gantungan kunci, hingga bisa menembus ke percetakan.

“Tak perlu khawatir saat karakter miliknya dibajak, karena orang kreatif akan membuat yang baru” ujar yoga danu saat ditanya oleh mc acara.

Selain itu pula yoga danu juga memaparkan memulai menulis komik “konten merupakan bentuk komunikasi pada pembaca. Sangat penting membuat konten secara berkala dan memanfaatkan media social sehingga pembaca selalu menunggu karya kita. Konten dengan sajian 5w+1h serta memiliki kegelisahan yang memunculkan pertanyaan dan bisa memberikan jawaban dari karya kita”.

yoga danu dan presiden internetclub

Selain Yoga Danu sebagai pembicara pertama, juga hadir Faza Meonk seorang pencipta karakter Sijuki dan juga menjadi pengisi Webtoon.

“Membuat komik itu menyasar tujuan pada pembaca. Maksudnya jika komik di tuju untuk anak anak maka genre yang dibuat adalah tentang tokoh superhero contohnya, begitupun untuk yang lain. Ide cerita komik bisa dicari melalui novel, televise bahkan keseharian seseorang. Semakin spesifik  semakin menarik konten, dan membuat sesuatu yang unik.  ”. Ujar faza

faza meonk dan mc

Satu hal menarik lagi mengenai nama faza meonk, Selain pecinta kucing menurutnya apabila kucing terjatuh maka dia tetap dalam keadaan berdiri, begitupula yang ingin dirasakan oleh creator faza meonkdalamkarirnya sendiri.

Terimakasih kepada :

Acara ini didukung oleh Telkom Indonesia, WIFI ID, Indihome, Wardah, Aice, Kaos Geger, Ruru Makeup Art dan Scratch Clothing.

Media Partner : Suara Merdeka  dan Kampus Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>