IC Dukung Berantas Korupsi

Sampai tulisan ini diterbitkan, masih tersiar dengan santer berita mengenai perseteruan antara “buaya dan cicak”, siapakah buaya dan siapakah yang menjadi cicaknya? Mungkin anda sudah tahu? Ya, dua institusi yang sebenarnya menjadi penegak hukum dan Pemberantas korupsi di Indonesia. POLRI dan KPK. Namun disayang, yang seharusnya kedua Tim ini saling mendukung untuk memberantas korupsi yang sudah menjamur di Tubuh birokrasi Indonesia, malah saling berseteru dengan penangkapan POLRI terhadap dua mantan pimpinan KPK (Bibit- Chandra) yang dianggap telah melakukan penyalah gunaan wewenang terhadap kasus Bank Century dan PT. MASARO yang sedang ditangani oleh KPK.

Buruknya kasus ini menjadikan beberapa pihak terpecah, ada sebagian yang memihak KPK(aktivis mahasiswa di berbagai daerah – berbagai media), dan sebagian mendukung langkah POLRI( Aliansi Nasional Tindak Korupsi(ANTI), Gerakan Rakyat Anti Korupsi (GARASI) – KOMPAS.com), yang menjebloskan dua mantan pimpinan KPK (Bibit- Chandra) yang telah dinonaktifkan harus menginap di hotel prodeo tempat para koruptor yang seharusnya mereka tangkap (KPK). Ketika kasus ini masih berlangsung dan banyak dibicarakan oleh masyarakat pihak POLRI yang disampaikan oleh Kapolri menyatakan bahwa kinerja Polisi sudah profesional dan tidak ada tujuan penangkapan ini untuk melemahkan institusi KPK. Sedangkan ribuan orang dunia Online melalui facebook menyatakan dukungan terhadap Bibit-Chandra. Bahkan sampai ada gerakan pemakaian pita hitam yang dikenakan pada lengan kiri yang dilakukan ratusan aktivis di Bundaran HI (2/11/2009) yang tujuannya adalah memberikan dukungan kepada Bibit-Chandra untuk segera dibebaskan, dan menyayangkan tindakan POLRI.

Bagaimana dengan Internet Club? Meski IC (Internet Club) bukan sebuah organisasi politik, namun Ic melihat kasus ini dengan prihatin “Mengapa seharusnya dua badan penegak hukum dan pemberantas korupsi ini harus saling berseteru?” apakah karena ada oknum Polisi yang menyatakan bahwa ini adalah masalah antara “Buaya dan Cicak”. Atau “Apakah ini adalah skenario pelemahan KPK supaya jalan korupsi semakin terbuka?” , atau juga “ Ini adalah skenario besar terhadap kasus 2 kasus yang sedang ditangani KPK (baca: bank Century dan PT. MASARO)?”. IC belum bisa menjawab, dan masyarakat bahkan media apapun belum tahu jawabannya. Namun demikian dalam menyikapi ini dalam tubuh IC para IC’ers meski tidak memakai pita hitam seperti yang dikenakan para aktivis di berbagai daerah termasuk di Bundaran HI (2/11/2009). Keluarga besar Internet Club menyatakan IC dukung berantas korupsi di Indonesia. “Perlukah ada yang menang dalam kasus Buaya dan Cicak ini?” anda yang menjawab!!!. Yang jelas Mari berantas Korupsi

2 thoughts on “IC Dukung Berantas Korupsi

  1. Kita sebagai umat muslim tidak seharusnya bertindak gegabah, shuudon apalagi sampai menghujat pihak tertentu yang kebenarannya belum terbukti, apalagi kita sebagai mahasiswa kaum intelektual jangan sampai ikut2an dukung bibit-chandra meskipun hanya lewat facebook karena proses hukum sedang berjalan. Hidup mahasiswa!
    .-= Asep´s last blog ..Dengarkan Curhatku…. =-.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>