Diskusi Mahasiswa Provinsi Jawa Tengah

Pada Selasa 20 Oktober 2009 kemarin, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan 5 kampus di Jawa Tengah menyelenggarakan acara yang bertajuk Diskusi Mahasiswa Provinsi Jawa Tengah. Acara tersebut diselenggarakan di ruang seminar lantai 9 Universitas Stikubank Semarang dimulai pukul 09.00 dan selesai pukul 16.00.

Dalam diskusi ini, ada 5 Perguruan Tinggi yang ikut berpartisipasi di dalamnya dengan tema yang berbeda – beda. Kelima Perguruan Tinggi tersebut adalah Universitas Diponegoro yang mengambil tema Provinsi Vokasi, Universitas Semarang dengan tema Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah, Universitas Muria Kudus membahas tentang Pasca Sertifikasi Guru, Universitas 17 Agustus 1945 dengan judul Model Pelestarian Warga Melek Aksara, dan Universitas Stikubank sendiri membahas tentang Program Sekolah Murah.

Tema yang diambil oleh Universitas Diponegoro mengenai provinsi Vokasi ini mengupas tentang bagaimana program pemberian ketrampilan bagi siswa menengah atas sederajat. Sedangkan Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah yang disajikan oleh Universitas Semarang secara garis besar membahas tentang sekolah – sekolah yang telah mnerapkan MBS ( Manajemen Berbasis Sekolah ) yang memberikan kebebasan dalam hak otorisasi sebesar – besarnya kepada peserta didiknya. Selanjutnya untuk Universitas Muria Kudus yang memiilih judul Pasca Sertifikasi Guru menerangkan tentang bagaimana sikap para guru sebagai pengajar sekaligus pendidik setelah mereka mendapatkan sertifikasi. Untuk Universitas 17 Agustus 1945 yang memilih tema tentang Model Pelestarian Warg Melek Aksara menjabarkan tentang metode – metode yang dilakukan untuk membebaskan warga dari buta aksara. Dan terakhir Univeritas Stikubank mmembahas tentang Program Sekolah Murah yang selama ini dijalankan oleh pemerintah apapkah sudah relevan dengan kenyataan di lapangan.

Selama diskusi berlagsung, antusiasme para mahasiswa cukup tinggi, terlihat ketika segmen tanya jawab berlangsung, mereka tidak menyia – nyiakan kesempatan yang diberikan untuk bertanya kepada narasumber – narasumber yang berkompeten di bidangnya masing – masing.

Diskusi yang dimulai pukul 09.00 pagi sampai pukul 16.00 sore itu juga diliput oleh stasiun TV lokal, yaitu Cakra Semarang TV. Selama diskusi berlangsung, seluruh peserta diskusi nampak serius dalam mengupas dan mendiskusikan masalah tema masalah yang di ketengahkan ke dalam forum diskusi, sesi tanya jawab menjadi segmen yang cukup seru, para mahasiswa cukup ‘kritis’ dalam menyikapi masalah – masalah yang di lempar di dalam forum diskusi.

3 thoughts on “Diskusi Mahasiswa Provinsi Jawa Tengah

  1. bagus ya acaranya kalo bisa itu rutin ya….
    coz biar untuk mendewasakan masyarakat dan agar masyarakat luat ngerti mengenai IT siiiip buat semuanya, teruslah berkarya ……

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>